BIO PRESS KIT - eNGLISH & bAHASA iNDONESIA

Sorenza is a young Indonesian/ Belgian singer songwriter.   Sorenza adalah penyanyi penulis lagu melodis musisi muda Indonesia/ Belgia.

Born in Brussels,  Sorenza moved to Indonesia at the age of 3.  Starting interests for music, acoustic guitar and keyboard from the age of 8, she wrote her first song, selected for the show The Voice Kids in Indonesia (2018) following with acoustic opuses like Dear Mom and Dad & Pink Jeans, nr 1 on Chart Musik Indo : Sensitive with emblematic Music video in Bali. It is with the song Reality Show (Funky Groove version) that Sorenza had the attention of a radio in New York, The song ends up with an Award (Pinnacle Award) for Indie pop song of the year 2022 and a nomination of Sorenza for Best Indie pop Artist.  In between Sorenza participated in a writing session for the song Summer Tears together with Winky Wiryawan and Eka Gustiwana (Weird Genius).  Sorenza latest title Ace of Hearts (2023) got an enthousiastic interest without promotion (own Indie distribution), talking about the introvert feelings of teenagers.

 

Lahir di Brussels,  Sorenza pindah ke Indonesia saat berusia 3 tahun. Memulai minat pada musik, gitar akustik, dan kibord sejak usia 8 tahun, ia menulis lagu pertamanya, yang terpilih untuk acara The Voice Kids di Indonesia (2018) diikuti dengan lagu akustik seperti Dear Mom and Dad & Pink Jeans, nr 1 di Chart Musik Indo: Sensitive dengan Video Musik yang ikonik di Bali. Melalui lagu Reality Show (versi Funky Groove)-lah Sorenza menarik perhatian sebuah radio di New York, Lagu tersebut berakhir dengan Penghargaan (Pinnacle Award) untuk lagu Indie pop tahun 2022 dan nominasi Sorenza untuk Artis Indie pop Terbaik. Di sela-sela itu Sorenza berpartisipasi dalam sesi penulisan lagu Summer Tears bersama Winky Wiryawan dan Eka Gustiwana (Weird Genius). Judul terbaru Sorenza Ace of Hearts (2023) mendapat minat yang antusias tanpa promosi (distribusi Indie sendiri), berbicara tentang perasaan introvert remaja.

Kissing Ghosts Goodnight (acoustic)

digital release on 14.02.2025

"Kissing Ghosts Goodnight" by Sorenza Nuryanti is an evocative ballad that captures the essence of loneliness and the haunting memories of past love. This song would resonate with anyone who has experienced the pain of heartbreak and the struggle to move on. It's ideal for playlists themed around introspection, healing, or late-night melancholic vibes.

**Description:**

“Kissing Ghosts Goodnight" weaves a poignant narrative about the lingering effects of a past relationship. The lyrics delve into themes of solitude, the echoing presence of a lost love, and the internal battle to let go.

- **Emotional Tone:**

The song carries a tone of sadness mixed with a subtle undercurrent of hope for closure. The repeated mention of crying and the struggle with self-identity ("i kinda wish i wasn’t me") paints a picture of someone grappling with their emotions.

- **Musical Style:**

Given the lyrical content, the music features a slow tempo to reflect the melancholy. A soft, simple acoustic introspective arrangement with acoustic guitar elements enhances the feeling of intimacy and introspection. The vocals have a raw, emotive quality, emphasizing the personal nature of the lyrics.

- **Key Lyrics:**

- "Please don’t make me cry" sets an immediate tone of vulnerability.

- The chorus, "and it’s so hard to forget the way you say my name," captures the haunting memory of a loved one, which is a central theme.

- "Goodnight to the ghost of the past" serves as a metaphor for bidding farewell to past emotional baggage, offering a moment of catharsis.

- **Message:** The song ultimately communicates a journey towards acceptance and self-compassion, acknowledging the pain but also the necessity of moving forward from past relationships. The act of giving "one last kiss goodnight" to the ghost of the past symbolizes letting go while still honoring the impact of that relationship.

This song would appeal to listeners who appreciate deep, lyrically rich music that explores complex emotional landscapes. It's perfect for moments of personal reflection or as a soundtrack to a narrative involving recovery from heartache.

(C) Sorenza Nuryanti

Kissing Ghosts Goodnight (tanda akustik)
02.14.2025


"Kissing Ghosts Goodnight" oleh Sorenza Nuryanti adalah balada menggugah yang menangkap esensi kesepian dan kenangan menghantui tentang cinta masa lalu. Lagu ini akan beresonansi dengan siapa pun yang pernah mengalami sakitnya patah hati dan perjuangan untuk move on. Lagu ini ideal untuk daftar putar bertema introspeksi, penyembuhan, atau suasana melankolis larut malam.

**Deskripsi:**

“Kissing Ghosts Goodnight" merangkai narasi yang menyentuh tentang efek yang masih ada dari hubungan masa lalu. Liriknya mengupas tema kesendirian, gema kehadiran cinta yang hilang, dan pergumulan batin untuk melepaskan.

- **Nada Emosional:**

Lagu ini mengusung nada kesedihan yang bercampur dengan harapan samar untuk penutupan. Penyebutan berulang tentang tangisan dan perjuangan dengan identitas diri ("i kinda wish i were't me") menggambarkan seseorang yang bergulat dengan emosi mereka.

- **Gaya Musik:**

Mengingat isi liriknya, musik ini memiliki tempo yang lambat untuk mencerminkan kesedihan. Aransemen introspektif akustik yang lembut dan sederhana dengan elemen gitar akustik meningkatkan perasaan keintiman dan introspeksi. Vokalnya memiliki kualitas yang mentah dan emosional, yang menekankan sifat pribadi dari liriknya.

- **Lirik Utama:**

- "Please don't make me cry" langsung memberikan nada kerentanan.

- Bagian reffrain, "and it's so hard to forget the way you said my name," menangkap kenangan menghantui dari orang terkasih, yang merupakan tema utama.

- "Goodnight to the ghost of the past" berfungsi sebagai metafora untuk mengucapkan selamat tinggal pada beban emosional masa lalu, menawarkan momen katarsis.

- **Pesan:** Lagu ini pada akhirnya mengomunikasikan perjalanan menuju penerimaan dan belas kasih pada diri sendiri, mengakui rasa sakit tetapi juga perlunya untuk melangkah maju dari hubungan masa lalu. Tindakan memberikan "one last kiss goodnight" kepada hantu masa lalu melambangkan melepaskan sambil tetap menghargai dampak dari hubungan itu.

Lagu ini akan menarik bagi pendengar yang menghargai musik yang dalam dan kaya lirik yang mengeksplorasi lanskap emosional yang kompleks. Lagu ini sempurna untuk momen refleksi pribadi atau sebagai soundtrack untuk narasi yang melibatkan pemulihan dari patah hati.

(C) Sorenza Nuryanti

‘ Reality Show ‘ Award Winning - January 2023

'Sensitive' by SORENZA Nuryanti

New single OUT February 11TH 2022

Young Singer – Songwriter SORENZA NURYANTI – reveals her newest 2022 single solo opus called:

“SENSITIVE’’ © …  “a song about an extrapolation of- might be- feelings of teenagers growing up to adults”

Official release date: 11 February 2022 on all digital platforms followed with an Original Music Video

A Pop Atmospheric melo song, music and lyrics by Sorenza Nuryanti,  after a long pandemic break.

The highlight of Sorenza during 2021 was her featuring and writing collaboration with producer EKA GUSTIWANA and DJ WINKY WIRYAWAN on “Summer Tears” © 2021 Sony Music Indonesia.

 

Sorenza’s first single was released in 2018 titled “Casual Girl” and featured in The Voice Kids Indonesia season 3, followed by “Dear Mom and Dad” (2019), a tribute to her parents and the single “Pink Jeans” being quoted nr 1 in 16Charts Musik Indonesia (February 2020) and a song written and home recorded in the midst of confinement “Blue (Butterfly)” ( May 2020).

 

Sorenza’s specific style is growing to a more established Pop – Iconic – Indie – Atmospheric vibe.

Discover her first new solo release as an announce to more original releases during 2022!!

kayagayamanagement@gmail.com on behalf of Sorenza Nuryanti Volckaert

Proses Pendewasaan Diri Dikisahkan Sorenza Lewat Single Terbarunya, ‘Sensitive

 

Penyanyi dan penulis lagu muda, Sorenza Nuryanti, kembalidengan single pertamanya di tahun 2022 berjudul ‘Sensitive’. Sorenza banyak dikenal oleh penikmat musik di Indonesiasejak kemunculannya dalam single kolaborasi bersama Eka Gustiwana dan DJ Winky Wiryawan yang berjudul ‘Summer Tears’. Sorenza yang sudah beranjak dewasa, kini juga mengalami perubahan dalam penulisan lirik dan pendalamanlagu yang dia bawakan. Oleh karena itu, dia seolah inginmemperkenalkan kembali sosok Sorenza yang baru ke para penikmat musik di Indonesia lewat single terbarunya ini.

 

‘Sensitive’ ditulis ditulis sendiri oleh Sorenza yang mengambilkisah dari perjalanan masa pertumbuhan seorang anak menjadiremaja yang ingin mendalami dan mengerti tentang rasa cinta. Tentu, ini merupakan saat yang dinanti oleh Sorenza karenadirinya akhirnya dapat merilis single terbaru setelah terakhirmerilis single di tahun 2020. Untuk ‘Sensitive’, Sorenzaberhasil menghadirkan nuansa Pop Atmosferik dan Mellowyang memang menjadi genre yang disukai olehnya, “Aku kalotulis lagu selalu mengenai mood aku di saat menulis lagu itu, jadi kalau mood aku lagi happy atau excited, lagu yang kubuatpasti lebih ceria atau up tempo. Begitu juga sebaliknya,” ungkap Sorenza. Selain sebagai Penulis Lagu, Sorenza juga berperan sebagai Composer untuk lagu ini. Sekaligus juga menjadi Arranger bersama dengan Iqbal Mssvkntrl. IqbalMssvkntrl juga ikut terlibat dalam proses Mixing dan Mastering. 

 

“Aku berharap anak-anak remaja masa kini bisa relate denganlagu ini karena rasa sensitif itu sangat wajar, banyak sekaliremaja yang pasti punya sisi sensitif, apalagi dengan rasa cinta,” kata Sorenza ketika ditanya mengenai harapannyatentang lagu ini. Diapun ingin menyampaikan bahwa menjadidewasa dan mempelajari sesuatu yang baru tentang cinta adalahsatu hal yang normal dan wajar. Menjadi lagu yang dirilispertama olehnya di tahun 2022, ternyata Sorenza sudahmenyiapkan beberapa karya yang nantinya akan menjadi singlesusulan dari ‘Sensitive’. Kita tunggu saja!

 

-End “Sensitive” ©️ -

 

 

TEMUKAN LAGU TERBARU DIREKAM DI RUMAH : “BLUE (BUTTERFLY)” ©

Situasi COVID-19 telah memblokir banyak orang, tidak terkecuali bagi artis mana pun.

Sorenza sedang mengerjakan bahan baru tetapi masih mencari cara untuk mencapai ini dalam situasi saat ini.  Sorenza juga sedang mengerjakan beberapa lagu EDM …

Dan inilah lagu terbaru Sorenza berjudul “Blue (Butterfly)”© yang Sorenza mainkan secara akustik dan direkam dengan kondisi “di rumah aja” nyata dari situasi Covid-19 ini, dengan smartphone dan bantuan di bandlab.

Temukan single ini “Blue (Butterfly)”© yang bermaknakan bagaimana warna dapat membuat kehidupan kita lebih estetis dan eklektik ……   😊

 

The Covid-19 situation has blocked many people, no exception for any artist.    I'm working right now on new material but still looking for a way to achieve this in current situation ! I’m also working on a few EDM tracks 🎶 (wow) ... Keep you posted ... 

... and here i am with a very new title "Blue ( Butterfly)" (C) recorded as usual acoustically but this time in the real #stayhome conditions of this #Covid19 situation, with my smartphone and the help of #bandlab  >>> discover  "BLUE (BUTTERFLY)" and how colors of life can making us aesthetic and eclectic (LOL)

Press Photos Single 'Blue (Butterfly)'

Sample Track

Blue (Butterfly) during Covid19

Inquiries